Business Intelligence

Berdasarkan pendapat ahli diatas, menurut pendapat saya Business Intellegence adalah sebuah proses memanipulasi information baik berupa mengumpulkan, menyimpan, menganalisis dan meringkas knowledge baik dari intern perusahaan ataupun dari bisnis pesaing untuk meningkatkan kualitas pengambilan keputusan bagi pejabat perusahaan. Secara umum Business Intelligence (BI) merupakan sebuah proses untuk melakukan ekstraksi knowledge-information operasional perusahaan dan mengumpulkannya dalam sebuah information warehouse yang selanjutnya diproses menggunakan berbagai analisis statistik dalam proses knowledge mining, sehingga didapat berbagai kecenderungan atau sample dari data (Choirul, 2006).business intelligence

Kelebihan dari pendekatan ini adalah: Pembangunan BI langsung mencakup data seluruh organisasi – kerangka BI akan lebih terstruktur, bukan gabungan dari berbagai data mart (information parsial) – penyimpanan dara menjadi terpusat – kontrol informasi dapat dilakukan secara tersentralisasi adapun kelemahan pendekatan ini yang harus diantisipasi alah : waktu implementasi lebih lama – resiko kegagalan relatif tinggi karena kerumitannya.business intelligence

Secara umum Business Intelligence (BI) merupakan sebuah proses untuk melakukan ekstraksi data-information operasional perusahaan dan mengumpulkannya dalam sebuah knowledge warehouse yang selanjutnya diproses menggunakan berbagai analisis statistik dalam proses information mining, sehingga didapat berbagai kecenderungan atau sample dari information (Choirul, 2011).

Proses Load dalam ETL adalah suatu proses mengirimkan knowledge yang telah menjalani proses transformasi ke gudang information akhir, yaitu Data Warehouse itu sendiri di mana aplikasi reporting dan enterprise intelligence siap mengakses.Untuk memudahkan pembuatan report dan meningkatkan efficiency, struktur database dari suatu Data Warehouse biasanya berbentuk Star Schema.

Karena itu fact table yang dihasilkan fari Star Schema seringkali hanya bisa untuk memenuhi kebutuhan analisa yang sudah spesifik tidak bisa dikembangkan lagi, seandainya ada kebutuhan baru, perubahan pada data modelnya akan advanced dan perubahan pada proses populasinya (ETL) juga lebih susah lagi karena knowledge historic nya juga harus berubah, karena itu seringkali jalan pintas yang dilakukan adalah dengan membangun truth table yang baru, nah dengan cara ini knowledge repetitif tidak bisa dihindari.business intelligence