MCF

Business Intelligence Pada Perbankan

Istilah intelijen bisnis (bahasa Inggris: business intelligence, BI) merujuk pada teknologi, aplikasi, serta praktik pengumpulan, integrasi, analisis, serta presentasi informasi bisnis atau kadang merujuk pula pada informasinya itu sendiri. Process-Aware Information system adalah sebuah terminologi yang menggambarkan bahwa sistem informasi perlu memetakan sebuah proses yang terjadi. Faktor pembatas dari kebanyakan sistem adalah kesulitan untuk melihat data historis. Beberapa kendala lain adalah bahwa dengan MS Excel, information yang tersedia untuk bermain-most important” terbatas kepada information yang telah di-export ke file excel terebut, ketika dibutuhkan kolom lainnya, maka customers harus meminta IT Department untuk menambahkan information tersebut. Jadi hubungan antara data mining dan business intellegence berada pada information yang akan diproses.business intelligencebusiness intelligencebusiness intelligence

Juga dikenal sebagai Business Intelligence Dashboard, Enterprise Dashboard, atau Executive Dashboard, merupakan abstract dalam bentuk visible dari suatu information bisnis yang menampilkan kondisi bisnis melalui metrics dan Key Performance Indicators (KPIs). Alasan utama untuk menggunakan information mining adalah untuk membantu dalam analisis koleksi pengamatan perilaku.

Fungsi-fungsi umum dari teknologi inteligensi bisnis adalah pelaporan, pemrosesan analisis daring, analitis, penggalian knowledge, penggalian proses, pemrosesan kejadian kompleks, manajemen performansi bisnis, pengukuran, penggalian teks, analitis prediktif dan analitis preskriptif. Masalah bisnis atau peluang bisnis di definisikan dan sebuah solusi Business Intelligence diusulkan.

Business Intelligence (BI) merupakan representasi dari aplikasi dan teknologi untuk mengumpulkan, menyimpan, menganalisa dan menyediakan akses terhadap information untuk membantu consumer dalam suatu perusahaan untuk mengambil keputusan yang lebih baik (Nirwasita,2012). Menurut Khan (2012, 64), Business Intelligence bertujuan untuk meningkatkan ketepatan dan kualitas dari informasi, dan membantu supervisor dalam memahami kondisi perusahaan. Business Intelligence Savvy Manager’s Guide, Morgan Kaufmann Publishers, San Francisco.

Contoh umum data mart adalah untuk departemen penjualan, departemen persediaan dan pengiriman, departemen keuangan, manajemen tingkat atas, dan seterusnya. Oleh karena itu pihak perusahaan khusus nya perusahaan perbankan, menggunakan suatu metode yang dikenal sebagai Business Intelligence. Cara kedua mengubah database OLAP adalah untuk menentukan unsur data yang terdapat di database tertentu.